Showing posts with label shalat. Show all posts
Showing posts with label shalat. Show all posts

November 29, 2015

Berita Islam : Keutamaan Shalat Shubuh Dan Ashar

inilah 2 keutamaan untuk orang yang istiqomah menjalankan shalat shubuh dan shalat ashar




Berita Islam : Keutamaan Shalat Shubuh Dan Ashar

Fenomena kesibukan dalam beraktifitas kadangkala menjadi sebuah alasan kelasik bagi sebagian besar umat Islam saat ini.Terkadang kita lebih mementingkan kesibukan duniawi  dibandingkan mencari amal untuk akhirat.Yang lebih miris adalah terkadang waktu shalat dikatakan sebagai penghalang dalam  berkarya.

Kepadatan dalam dunia kerja terkadang membuat kita lupa meluangkan waktu untuk melaksanakan shalat,padahal waktu yang dibutuhkan untuk shalat hanyalah sebentar yaitu sekitar 10-15 menit saja,hal ini tentu jauh lebih kecil bila dibandingkan dengan waktu yang terkadang terbuang sia-sia hanya untuk mengobrol dan membolak-balikan persoalan dalam pekerjaan.Kalo kita mau cerdas,justru dengan meluangkan waktu shalat,berarti kita telah memberikan ruang istirahat pada otak kita yang selalu terporsir oleh suatu pekerjaan.

Shalat bukan Cuma sekedar kewajiban semata,pada hakikatnya banyak sekali faidah dan manfaat yang bisa kita ambil dari beberapa gerakan shalat.Selain itu,shalat merupakan suatu bentuk rasa syukur kita kepada sang pencipta atas segala karunia dan anugerah yang kita terima saat ini.Shalat mengajarkan kita untuk senantiasa memasrahkan diri dan segala urusan kita kepada Allah swt.Karena setinggi apapun jabatan kita dalam sebuah perusahaan tidak akan ada maknanya bila dibandingkan dengan kekuasaan sang khalik.

Shalat adalah rukun Islam yang kedua dan merupakan salah satu ibadah wajib bagi setiap muslim.Shalat merupakan ibadah yang paling utama keberadaannya di bandingkan dengan ibadah-ibadah yang lainnya.Dalam sehari semalam seorang muslim memiliki kewajiban untuk menjalankan shalat setidaknya 5 waktu atau setara dengan 17 raka’at, yaitu :
1. Shalat Shubuh         = 2 Raka’at
2. Shalat Dzuhur          = 4 raka’at
3.Shalat Ashar             = 4 Raka’at
4. Shalat Maghrib       = 3 Raka’at
5 . Shalat Isya’             = 4 Raka’at
 Jumlah                        = 17 Raka’at   

Beberapa keutamaan shalat shubuh dan ashar diantaranya adalah :

1.Mendapatkan Pahala Surga

Pahala bagi seorang muslim yang istiqomah dalam menjalankan shalat shubuh dan ashar atau juga yang disebut shalat bardain adalah surga Sebagaimana hadist nabi Muhammad saw.
“Barang siapa yang mengerjakan shalat barda’in (yaitu shalat Shubuh dan Ashar)maka dia akan masuk surga”. (HR. Buhari dan Muslim)

Untuk melaksanakan shalat shubuh memang bukanlah perkara yang mudah,rasa ngantuk menjadi sebuah alasan yang tidak bisa ditawar lagi.Saat shubuh menjelang,tidak jarang dari kita malah menarik selimut dan kembali terlelap dalam tidur.Jika kebiasaan ini terus dibiarkan tanpa adanya niat perubahan,maka sudah dipastikan kita akan termasuk kedalam golongan orang-orang munafik sebagaimana sabda Rasululllah dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.
“Sesungguhnya shalat yang paling berat dilaksanakan oleh orang –orang munafik adalah shalat Isya’ dan Shubuh.Sekiranya mereka mengetahui keutamaan keduanya,niscaya meraka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak (HR. Bukhari dan Muslim).

Demikian pula dengan Shalat Ashar.Banyak dari kaum muslimin yang meremehkan shalat yang satu ini,saat suara Adzan ashar berkumandang mereka tetap terdiam seolah tidak mendengar atau malah asyik menyelesaikan pekerjaannya dengan alasan deadline.

Yang lebih menyedihkan,setelah pekerjaan selesai dan jam kantor sudah usai,mereka tidak langsung melaksanakan shalat tapi malah memburu waktu untuk pulang agar lebih cepat sampai dirumah dengan alasan takut telat karena kemacetan ibukota yang kian rumit.Hal seperti ini memang sudang menjadi pemandangan dan fenomena yang lazim bagi para pekerja yang selalu diburu waktu dan kemacetan di tengah jalan dan riuhnya ibukota,akhirnya mereka tetap focus untuk melakukan perjalan pulang walupun dengan keadaan belum menunaikan shalat ashar.

2.Bertepatan dengan waktu pergantian Malaikat pencatat amal siang dan malam

Sesunnguhnya setiap perbuatan manusia tidaklah lepas dari pantauan malaikat pencatat amal.Dikedua waktu ini (shalat shubuh dan ashar) malaikat akan melakukan pergantian pencatatan amal,segala perbuatan kita,baik ataupun buruk akan di laporkan ke hadirat Allah pada waktu di kedua shalat tersebut .Maka Alangkah beruntung dan bahagianya jika pada waktu ada pergantian pencatatan amal oleh para malaikat kita dalam keadaan shalat dan bersujud kepada Allah,Memasrahkan diri dan segala urusan kita kepada Allah sehinnga amal yang dilaporkan pun adalah catatan amal baik,namun sebaliknya,jika pada waktu pergantian pencatatan amal kita dalam keadaan meninggalkan shalat,maka sudah bisa dipastikan amal yang dilaporkan kepada Allah adalan amalan buruk.Na’udzubillahi min jaalik.

Sebagai Ilustrasi : jika dalam sebuah perusahaan sedang diadakan sidak secara tiba-tiba oleh seorang bos,maka akan menjadi hal yang buruk bagi seorang karyawan yang pada waktu sidak berlangsung dia dalam keadaan mangkir atau berleha-leha.Tapi tidak bagi karyawan yang justru waktu sidak berlangsung dia dalam keadaan kerja,maka sudah dapat dipastikan dia akan mendapat sebuah acungan jempol bahkan mungkin sebuah apresiasi yang baik dari atasannya.

Demikianlah uraian keutamaan shalat ashar dan shubuh yang dapat dari berbagai sumber dan salah satunya adalah dari keterangan sebuah video khazanah islam yang ditayangkan di sebuah televisi swasta Indonesia.Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan keilmuan islam kita.
Untuk lebih jelasnya,anda bisa langsung menonton video tentang keutamaan shalat ashar dan shubuh yang sudah saya re upload melalui youtube

 SILAHKAN KLIK LINK DIBAWAH INI



November 17, 2015

MUTIARA HIKMAH DIBALIK BACAAN TAKBIR

MAKNA DI BALIK TAKBIR

“Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah (Litukabbirullaha) atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu,supaya kamu bersyukur“
(Q.S Al-Baqarah : 185)

Secara bahasa, takbir memiliki makna “membesarkan”. Sedangkan menurut istilah,takbir berarti “membesarkan atau mengagungkan” Kalimat  takbir yang dalam bahasa arab tukabbiru merupakan (fi’il mudhari) yang berasal dari kata kabbara (fi’il madhy).dari kata kabbara inilah terbentuk istilah takbir (isim masdar).Menurut syariat agama Islam,Takbir yang dimaksud adalah membesarkan dan mengagungkan nama Allah (Allahu Akbar). Sehingga dengan demikian kita dapat memetik makna dibalik takbir, yakni : menjadikan Allah sebagai zat yang Maha Besar dan Maha Kuasa atas segala sesuatu, baik yang ada di alam dunia maupun yang ada di alam akhirat.

Di dalam Shalat,takbir merupakan gerakan awal yang disebut dengan “Takbiratul ihram”.karena takbir merupakan kunci  untuk mengharamkan segala kegiatan dan tindakan serta bacaan selain daripada gerakan dan bacaan pada shalat.Dan secara implisit, mengharamkan segala pikiran serta konsentrasi selain kepada Allah,karena saat melakukan takbiratul ihram,berarti kita mengakui akan kebesaran Allah. Sehingg segala urusan duniawi,segala kesombongan dan keangkuhan yang merasuk kedalam sanubari setiap manusia sudah seharusnya  hancur dan runtuh seiring dengan dibacanya takbiratul ihram.

Membaca kalimat takbir,berarti mengakui akan kebesaran Allah sebagai sang pencipta alam semesta,mengakui akan kelemahan dan kekerdilan diri sebagai manusia yang memiliki banyak kelemahan dan kekurangan sebelum akhirnya disempurnakan penciptaanya oleh Allah. Oleh karena itu,takbir bisa di maknai sebagai “tashghiru man siwa Allah” (  mengecilkan segala hal selain Allah).Karena pada dasarnya manusia diciptakan dari tetes air hina yaitu dari setetes air mani yang kemudian dengan kekuasaan Allah tetesan air mani tersebut diletakan di sebuah inkubator super cangih dan super kokoh yang tiada bandingannya di dunia, yaitu rahim seorang ibu. Setelah semuanya tersimpan dengan baik, maka kemudian ditiupkan Roh kedalam penciptaan-Nya tadi,sehingga akhirnya dibentuk dalam rupa yang begitu indah.Maka sudah selayaknya kalimat takbir menjadi gerakan bibir dan hati yang terus melantun dalam segala aktivitas sebagai rasa syukur kita kepada Allah.

Pada kalimat takbir,terdapat sebuah pelajaran berharga bagi kita yakni “menumbuhkan rasa percaya diri”.Sebab dengan takbir, kita meyakini bahwa tidak ada yang perlu ditakuti di dunia ini selain Allah dengan segala kekuasaan-nya yang mutlak.segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan kita semuanya adalah atas kehendak Allah.Selama niat dan tujuan kita semata-mata untuk Allah janganlah merasa takut,malu atau minder.

Pada Zaman kenabian, Rasulullah selalu mengajarkan dan menerapkan kepercayaan diri kepada seluruh pasukan muslim saat hendak melakukan peperangan dengan bala tentara kaum kafir.Niat yang tulus karena Allah terus ditanamkan di hati para pejuang islam kala itu,sehingga sebesar apapun kekuatan musuh saat itu mampu dikalahkan oleh pasukan kaum muslimin walaupun jumlah mereka lebih sedikit jika dibandingkan dengan jumlah kekuatan musuh yang jauh lebih besar.

Menurut cendikian muslim Nurcholis Madjid mengutip Sayyid Quthub,takbir mengandung makna bahwa manusia dibenarkan memanggil atau menyeru dan menamakan Tuhan mereka sekehendak mereka sesuai dengan nama-nama-Nya yang baik ( Asmaul Husna).

Menurut Drs.Abdul Choir,SM,dosen STAIS Tebing Tinggi,dalam konteks yang lebih luas takbir menyangkut beberapa hal Yaitu :

1. Takbir sebagai bentuk perintah dari Allah kepada makhluk-Nya.Sebagaimana firman Allah dalam    Al-Qur’an:“Demikianlah Allah telah menundukannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu.Dan berilah kabar gimbara kepada orang-orang yang berbuat baik” (QS.Al-Hajj : 37).

2. Takbir sebagai ekspresi pengagungan tanpa batas kepada Allah. Hal ini selaras dengan firman Allah yang berbunyi :“Dan katakanlah: segala puji bagi Allah yang tidak mempunyai anak dan tidak mempuyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan dia bukan pula hina yang memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya” (QS.Al-Isra:111).

3. Takbir sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Allah. Sebagimana firman Allah berikut:
“Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah (Litukabbirullaha) atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur“ (Q.S Al-Baqarah : 185).

Masih banyak lagi makna takbir yang tercantum dalam Al-Qur’an.Pada dasarnya orang yang senantiasa bertakbir berarti orang yang senantiasa menyadari akan kelemahan diri,mengakui akan kebesaran Allah sebagai sang pencipta dan penentu kehidupan.

ARTIKEL UNIK :
TANDA - TANDA KIAMAT